Liburanku ke Pantai Sanur
Liburanku tidak berakhir begitu saja. Ada
tempat lain yang akan dikunjungi setelah Tanah Lot; yaitu Karang Kurnia, Pantai
Sanur, Pulau Penyu, Pantai Pandawa, Puja Mandala, Pantai Kuta, dan Pusat
Oleh-oleh Khas Bali Krisna. Setelah pulang dari Tanah Lot, Aku akan pergi
Karang Kurnia. Di waktu perjalanan, Aku melihat hamparan sawah yang luas,
pantai, dan warung makanan khas Jawa di Bali.
Akhirnya sampailah di Karang Kurnia. Di sana
ada patung gajah. Di Karang Kurnia, ada lukisan yang dijual di sana. Sesudah
membeli oleh-oleh khas Bali, Aku pergi ke Hotel Adi Jaya. Di sana Aku bertemu
Mas Agung. Temanku waktu di Pare dulu. Mas Agung kerja di sini (Hotel Adi
Jaya). Ketika teman-temanku pergi bermain, Aku lebih memilih tidur.
Aku bangun tengah malam. Aku salat tahajud.
Waktu subuh pun tiba. Aku salat subuh. Aku mandi dan pakai pakaian. Aku
siap-siap ke Pantai Sanur. Di sekitar Hotel Adi Jaya, ada ibu-ibu yang
berjualan kaus Bali. Tetapi Aku tidak berniat untuk membelinya. Akhirnya, kami
siap-siap berangkat ke Pantai Sanur. Kami sampai di Pantai Sanur. Di Pantai
Sanur, suasananya hijau dan asri.
Di sini pasir pantainya bersih. Tak seperti di
tempat lain. Kalau di tempat lain pasir pantainya berwarna hitam. Tergantung
pantainya di mana. Karena tidak semua pantai di Indonesia itu pasirnya berwarna
hitam. Di Pantai Sanur, Aku tidak berenang di sini. Aku cuma berswafoto di
sini. Di sana Aku melihat ada para turis yang berlayar ke pulau lain. Karena di
sini Aku cuma berswafoto dan tidak berenang di sini, Aku dan teman-temanku
pulang dan pergi ke Pulau Penyu dan Pantai Pandawa. Di perjalanan, Aku melihat
ada sapi bali dan patung dewa Hindu. Akhirnya, perjalanan ke Pulau Penyu dan
Pantai Pandawa diteruskan.



